fbpx

Contoh Laporan Keuangan UKM

Laporan keuangan ternyata tak hanya dibutuhkan untuk perusahaan besar, tapi untuk UKM sekalipun. Lantas bagaimana model laporan keuangan untuk UKM secara lengkap?

Laporan keuangan ternyata juga berlaku untuk bisnis dengan sekala kecil dan bahkan mikro. Ketentuan tentang laporan keuangan UKM telah tertera pada SAK ETAP, yakni Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik yang telah dihasilkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada 17 Juli 2009 silam.

Pada ketentuan tersebut, laporan keuangan untuk UKM menyediakan informasi berupa posisi keuangan, kinerja keuangan, laporan arus kas dan sebagainya. Walau demikian, format dalam laporan keuangan untuk UKM jauh lebih sederhana dari perusahaan besar.

Laporan ini juga tidak diterbitkan untuk umum atau eksternal. Itu sebabnya dalam SAK ETAP tertulis entitas tanpa ekuntalitas publik.

Sayangnya, masih banyak sekali pelaku UKM yang belum paham tentang laporan keuangan. Ini dinyatakan oleh Pimpinan Sentra Kredit Kecil BNK Surabaya Hasan Supriadi lewat Okezone. Menurutnya, kurang dari 10 persen pelaku UKM yang mengerti tentang laporan keuangan. Padahal dengan laporan keuangan, setiap entitas bisnis bisa melihat apakah kinerja keuangan bisnis mereka dalam keadaan sehat atau tidak.

Nah, jika Anda adalah salah satu pelaku UKM yang belum paham tentang laporan keuangan, tak perlu khawatir. Kami akan mengulas sedikit untuk Anda.

Tahapan Membuat Laporan Keuangan UKM

Adapun tahapan untuk membuat laporan keuangan UKM adalah:

Pisahkan uang pribadi dan usaha

Berbisnis memang demi meraup keuntungan bagi si pemilik. Tapi bukan berarti Anda lantas mengambil semua keuntungan untuk keperluan pribadi. Anda harus memutarnya untuk mengembangkan usaha agar lebih baik lagi.

Namun sayangnya, masih banyak pelaku UKM yang belum bisa memisahkan uang pribadi dengan uang usaha.

Kumpulkan Bukti Transaksi

Pada langkah awal, Anda harus mengumpulkan data transaksi yang telah dikumpulkan sejak awal berupa transaksi debit dan transaksi kredit. Kemudian identifikasi data tersebut dengan memisahkan antara nota dan kwitansi.

Ringkas Laporan Keuangan

Kemudian ringkaslah data tersebut dalam sebuah laporan. Ini dilakukan demi mempermudah Anda dalam menganalisis data yang ada untuk dibuatkan neraca saldo.

Lalu apa saja yang dibutuhkan dalam membuat laporan keuangan?

Anda harus menyiapkan beberapa buku seperti buku kas, buku penjualan, buku biaya, buku piutang, buku hutang, buku persediaan barang dan buku pembelian barang. Buku-buku ini nantinya akan dipakai untuk mendata masing-masing transaksi.

Nah, jika buku sudah disiapkan, Anda bisa mengidentifikasi setiap transaksi seperti berikut ini.

  • Transaksi penjualan tunai: buku penjualan, buku kas dan buku persediaan barang.
  • Transaksi penjualan kredit: buku penjualan, buku piutang dan buku persediaan barang.
  • Transaksi pembelian tunai: buku pembelian, buku kas, dan buku persediaan barang.
  • Transaksi pembelian kredit: buku pembelian, buku hutang dan buku persediaan barang.

Contoh Pengisian Buku Kas

Tgl.KeteranganDebetKreditSaldo
xxxSaldo Kas AwalxxxKreditxxx
xxxPenjualan TunaixxxKreditxxx

Contoh Pengisian Buku Biaya

Tgl.KeteranganBiayaJumlah
xxxTagihan listrikxxxxxxxx
Tagihan tv kabelxxx
Tagihan teleponxxx
Uang keamananxxx

Contoh Pengisian Buku Penjualan

Tgl.KeteranganJumlah
xxxPenjualan Tunaixxx

Contoh Pengisian Buku Pembelian

Tgl.KeteranganJumlah
xxxPembelian Tunaixxx

Contoh Pengisian Buku Hutang

Tgl.KeteranganJumlah
xxxSupplier ABCDxxx
xxxBank ABCDxxx

Contoh Pengisian Buku Piutang

Tgl.KeteranganJumlah
xxxPelanggan Axxx
xxxPelanggan Bxxx

Contoh Pengisian Buku Persediaan

Tgl.Nama BarangSatuanDibeliDijual
xxxBerasKgxxxxxx
TelurKgxxxxxx
KecapBotolxxxxxx

Jenis Laporan Keuangan UKM

Jenis laporan keuangan UKM juga telah ditetapkan IAI. Model laporan keuangan UKM ini hampir sama dengan perusahaan besar lainnya, hanya saja jauh lebih sederhana.

1. Neraca

Untuk mengetahui posisi keuangan suatu perusahaan, UKM membutuhkan neraca yang dibuat setahun sekali. Laporan ini memiliki beberapa unsur seperti harta, kewajiban dan modal.

2. Laporan Laba Rugi

Laporan ini memuat laporan tentang selisih pendapatan dengan biaya beban.

3. Laporan Perubahan Ekuitas

Ekuitas merupakan selisih total aktiva dengan pasiva. Nah, perubahan ekuitas ini adalah selisih ekuitas saat ini dengan periode sebelumnya.

4. Laporan Arus Kas

Memuat informasi arus kas masuk dan keluar pada periode waktu tertentu.

Bagi anda pemilik UKM, ada baiknya anda menerapkan sistem yang terintegrasi seperti Ukirama ERP. Software ERP ini mampu mengintegrasikan berbagai bagian di perusahaan anda. Selain itu software ini mampu menghasilkan laporan-laporan yang anda butuhkan termasuk didalamnya laporan keuangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *